Baitullah : Rindu yang tak pernah padam

Baitullah : Rindu yang tak pernah padam
Baitullah : Rindu yang tak akan padam hingga ke akhirku...

Monday, December 20, 2010

"Kenapa Tidak Bunuh Saja Semua Penumpang Kapal Mavi Marmara?"

Diposting pada Isnin, 20-12-2010 | muslimdaily.net

 
 Dani Dannon
Seorang anggota parlimen Israel (Knesset), Dani Dannon, menulis surat kepada Perdana Menteri Turki Recep Erdogan hanya untuk mengatakan, pasukan komando Zionis yang menyerang Freedom Flotilla Mei lalu sepatutnya membunuh kesemua penumpang kapal kemanusiaan untuk Gaza, Mavi Marmara.
IMEMC melaporkan Dannon merasa kesal pasukan komando Zionis “yang terlalu disiplin sehingga hanya membunuh sembilan orang.” Dalam serangan selepas Subuh 31 Mei lalu  dengan menggunakan 30 speedboats, 4 kapal perang, dua kapal selam dan beberapa helikopter, tentara-tentara Zionis menyerbu enam kapal kemanusiaan termasuk Mavi Marmara yang bergabung dalam Freedom Flotilla menuju Gaza.

Pasukan komando bertopeng hitam itu lalu menawan dan mengarahkan kesemua rombongan kemanusiaan ke pelabuhan Ashdod di tanah Palestin yang dijajah Zionis itu. Sembilan orang sukarelawan dari Turki syahid dalam serangan brutal terhadap Mavi Marmara manakala 50 orang luka parah termasuk dua orang sukarelawan Indonesia – Surya Fachrizal, yang juga wartawan Hidayatullah dan Sahabat Al-Aqsha, dan Okvianto Emil Baharuddin dari KISPA.

“Sepatutnya Israel tahu sebelum itu bahawa di atas kapal itu ada teroris, sehingga pihak tentera mendapatkan arahan untuk membunuh mereka semua, ‘yang mengancam keselamatan’,” tambah Dannon.

Dannon juga ‘menyesal’ karena Zionis tidak melakukan pemeriksaan ‘keamanan’ terhadap semua penumpang kapal Turki Mavi Marmara sebelum kapal itu berlayar. Di samping itu Dannon juga menuduh bahawa para sukarelawan Mavi Marmara membawa senjata dan ia menyesal ‘kecuaian’ Zionis yang dikatakannya ‘membiarkan penumpang kapal itu membawa senjata’.

Diberitakan ada usaha sejumlah kalangan untuk mendesak pemerintahan Zionis agar memberikan ganti rugi kepada keluarga para korban serangan brutal itu.

Benjamin Netanyahu sudah membantah laporan-laporan yang menyatakan bahwa Zionis berniat membayar ganti rugi kepada keluarga para syuhada itu.  Nentanyahu bahkan akan meyakinkan Turki untuk menarik balik tuntutannya terhadap tentera Zionis. Meminta maaf secara rasmi atas perbuatan itu, menurut Netanyahu, hanya akan memudahkan jalan Ankara membawa tentera Zionis ke mahkamah antarabangsa.


3 comments:

  1. hanya khilafah yg akan menghancurkan israel, insya Allah

    ReplyDelete
  2. Islam will dominate the world. Hanya kenyataan bacul yahudi.

    ReplyDelete

Assalamualaikum pengunjung. Terima kasih atas semua komen-komen anda. Komenlah apa sahaja asalkan tidak tercatat dosa di dalam buku amalan anda(mencarut berdosa tau !).Terima kasih komen yg membina. Terima kasih juga komen yg menjatuhkan. Orang-orang hebat menjadi hebat setelah banyak kali bangun dari banyak kali kejatuhan. Akhirnya ia bangun dan tak jatuh-jatuh lagi.

LinkWithin

Related Posts with Thumbnails

terima kasih dariku...

Tajuk-tajuk saya

Menyentuh Hati-Peristiwa Almarhum Ustaz Fadhil Noor

Syuhada Chechen. Mereka telah memilih Syahid.